Tuesday, July 28, 2009

MATEMATIKA DASAR

POLINOMIAL / SUKUBANYAK
1. Pengertian Sukubanyak
Bentuk Umum : axn + bxn-1 + cxn-2 + ….+ qx + r
Variable x
• Derajat sukubanyak n
• Koefisien sukubanyak : a , b , c , … , q , r
• Banyaknya koefisien = n + 1
• Pangkat bilangan cacah.
2. Nilai sukubanyak
F(x) = x 3 + 3x 2 – 4x – 3
• Cara subtitusi : Kita tinggal mengganti x dengan nilai yang diminta.
f( 2 ) = 2 3 + 3.2 2 – 4.2 – 3 = 9
• Cara bagan : Tuliskan koefisien dari sukubanyak



Sehingga f( 2 ) = 9
3. Kesamaan sukubanyak
Dua sukubanyak dikatakan sama jika derajat dan tiap suku yang bersesuaian sama.
4. Pembagian sukubanyak
• Pembagian terstruktur / porogapit ( semua bisa mengunakan ini )
• Pembagian sintetik :
* Pembagi harus linear atau dapat dibuat menjadi faktor linear
* jika dibagi ax + b maka hasil bagi harus dibagi a.
5. Teorema Sisa
Jika f (x) dibagi x – a maka sisanya f (a).
6. Teorema faktor
Jika f ( a ) = 0 maka x - a merupakan faktor dari f (x)
7. Persamaan polinom
• Diselesaikan dengan cara difaktorkan dahulu. Untuk memfaktorkan gunakan teorema faktor.
• Sifat – sifat akar persamaan :
ax 2 + bx + c = 0 1. x 1 + x 2 = -b / a
2. x 1 . x 2 = c / a
ax 3 + bx 2 + cx + d = 0 1. x1 + x2 + x3 = -b/a
2. x1.x2 + x1.x3 + x2.x3 = c/a
3. x1.x2.x3 = -d/a
ax4 + bx3 + cx2 + dx + e = 0
1. x1 + x2 + x3 + x4 = -b/a
2. x1.x2 + x1.x3 + x1.x4 + x2.x3 + x2.x4 + x3.x4 = c/a
3. x1.x2.x3 + x1.x2.x4 + x1.x2.x4 + x2.x3.x4 = -d/a
4. x1.x2.x3.x4 = e/a

KOMPOSISI FUNGSI
Fungsi :
• Fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah relasi yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B.
• Pada fungsi f : A -- B , himpunan A disebut daerah asal ( domain ) fungsi f dan dinotasikan dengan Df. Himpunan B disebut daerah kawan ( kodomain ) dan dinotasikan dengan Kf. Himpunan semua peta A di B disebut daerah hasil ( range ) dan dilambangkan Rf.
Fungsi Komposisi :
• Apabila f suatu fungsi dari A ke B, dan g suatu fungsi dari B ke C, maka h suatu fungsi dari A ke C disebut fungsi komposisi dari f dan g dan dinyatakan dengan h = g o f ( dibaca : g bundaran f atau g komposisi f ). (g o f)(x) = g ( f(x) )
• Umumnya tidak komutatif (f o g)(x) ≠ (g o f)(x)
• Bersifat asosiatif : (f o (g o h))(x) = ((f o g) o h)(x)
• Ada identitas sehingga (I o f)(x) = (f o I)(x)
Fungsi Invers :
• Apabila f adalah fungsi dari A ke B, maka invers fungsi f adalah relasi dari B ke A. Invers fungsi suatu fungsi tidak selalu merupakan fungsi, jika invers fungsi merupakan fungsi maka invers tersebut dinamakan fungsi invers.
• Fungsi f mempunyai fungsi invers f -1 jika dan hanya jika f merupakan fungsi bijektif / korespondensi satu-satu.
• f ( a ) = b setara dengan f -1 (b) = a
• (f -1) -1(x) = f(x).
• (f o g) -1(x) = (g -1 o f -1)(x).
• (f o f -1)(x) = (f -1 o f)(x) = I(x)
• ((f o g) o g -1 )(x) = f(x)
• (f -1 o(f o g))(x) = g(x).

LIMIT
• Limit fungsi f(x) untuk x mendekati a ditulis .Nilai limit fungsi tersebut adalah harga yang didekati fungsi jika variabel fungsi tersebut mendekati bilangan a. Proses mendekati ini bisa dari kiri (disebut limit kiri ditulis ) dan bisa dari kanan (disebut limit kanan ditulis ).
• Fungsi dikatakan mempunyai limit jika nilai limit kiri dan limit kanannya sama.
• Untuk fungsi tunggal limit kiri dan kanan selalu sama sehingga tidak perlu kita cari limit kiri dan kanannya, tetapi untuk fungsi majemuk harus diperiksa limit kiri dan limit kananya.
1. LIMIT FUNGSI UNTUK X MENDEKATI a

 Jika maka f(x) harus disederhanakan / diubah dengan cara :
 difaktorkan (untuk derajat 3 atau lebih pakai “porogapit”)
 jika ada akar dikali sekawan bentuk akarnya kemudian difaktorkan.
2. limit f(x) untuk x mendekati

 Jika f(x) diubah dahulu dengan cara dibagi x pangkat yang terbesar.
 Jika f(x) dikali sekawan dahulu baru dibagi dengan x pangkat yang terbesar.
3. LIMIT BENTUK KHUSUS
atau
4. LIMIT FUNGSI TRIGONOMETRI


 Jika ada bentuk cosinus dan hasilnya 0/0 maka bentuk tersebut diubah dengan menggunakan rumus cos 2x = 1 – 2 sin2x .
 Bentuk sin dan tan diatas dapat diperluas lagi menjadi :

5. TEOREMA LIMIT
1. Limit suatu fungsi konstanta nilainya sama dengan konstanta itu.
2. Limit suatu fungsi identitas sama dengan nilai pendekatan peubahnya
3. Limit jumlah beberapa fungsi sama dengan jumlah masing-masing limit fungsi. Limit selisih beberapa fungsi sama dengan selisih masing-masing limit fungsi.
4. Limit hasil kali konstanta dengan suatu fungsi sama dengan hasil kali konstanta dengan limit fungsi itu.
5. Limit hasil kali beberapa fungsi sama dengan hasil kali masing-masing limit fungsi.
6. Limit hasil bagi beberapa fungsi sama dengan hasil bagi masing-masing limitnya dengan catatan limit penyebut tak boleh sama dengan nol.
7. Limit fungsi pangkat n sama dengan pangkat n dari limit fungsi itu.
8. Limit akar pangkat n dari suatu fungsi sama dengan akar pangkat n dari limit fungsi itu.
6. DERET GEOMETRI TAK-BERHINGGA
Jumlah n suku pertama deret geometri adalah :
Sn = a + ar + ar2 + ar3 + ... + arn-1
Sn =
Jika banyaknya suku bertambah terus sampai mendekati tak terhingga maka jumlahnya akan menjadi
(untuk |r|<1)
Sehingga jumlah tak hingga deret geometri biasa dirumuskan :
7. KONTINUITAS DAN DISKONTINUITAS FUNGSI
• Fungsi dikatakan kontinu di setiap titik jika grafik fungsi tersebut berkesinambungan / tidak terputus. Jika grafik fungsi terputus di x = a maka fungsi tersebut dikatakan diskontinu di x = a. Untuk menunjukkan suatu fungsi f(x) kontinu di x=a kita cukup menunjukkan bahwa :
1. f(a) ada
2. ada
3.
• Jika salah satu saja syarat diatas tidak dipenuhi maka f(x) dikatakan diskontinu di x = a.
• Untuk mengecek apakah suatu fungsi kontinu disetiap titik atau tidak kita tidak perlu mengecek semua titik yang ada, cukup kita cek titik “kritis” saja (pembuat nol penyebut, perpindahan penggunaan fungsi)

DIFERENSIAL / TURUNAN
Turunan fungsi f(x) untuk tiap nilai x ditentukan dengan rumus :

RUMUS – RUMUS TURUNAN
1. f(x) = k maka f′(x) = 0
2. f(x) = ax maka f′(x) = a
3. f(x) = ax n maka f′(x) = an x n-1
4. f(x) = u(x) ± v(x) maka f′(x) = u′(x) ± v′(x)
5. f(x) = (u(x))n maka f′(x) = n ( u(x) )n-1 . u′(x)
6. f(x) = u(x) . v(x) maka f′(x) = u′(x).v(x) + u(x).v′(x)
7. maka
8. f(x) = sin u maka f ′(x) = cos u . u′
9. f(x) = cos u maka f′(x) = - sin u . u′
10. f(x) = tan u maka f′(x) = sec 2 u . u′
11. f(x) = cotan u maka f′(x) = - cosec 2 u . u′
12. f(x) = sec u maka f′(x) = sec u . tan u . u′
13. f(x) = cosec u maka f′(x) = - cosec u . cotan u . u′
14. maka
15. maka
16. f(x) = Ln u maka
17. maka
18. maka
Persamaan Garis Singgung Kurva
• Suatu titik P(x1,y1) terletak pada kurva y = f(x) , maka persamaan garis singgung yang melalui titik itu adalah y – y1 = m (x – x1) dengan m = f′(x1).
• Dua garis sejajar jika m1 = m2 dan saling tegak lurus jika m1.m2 = -1.
Fungsi naik dan fungsi turun
• Fungsi f(x) naik jika f′(x) > 0
• Fungsi f(x) turun jika f′(x) < 0
• Fungsi f(x) stasioner jika f′(x) = 0
Titik stasioner dan jenis stasioner
• Jika f′(a) = 0 maka x=a disebut pembuat stasioner, f(a) disebut nilai stasioner dan (a , f(a)) disebut titik stasioner.
• (a , f(a)) disebut titik balik maksimum jika f′(a-) > 0 , f′(a) = 0 , f′(a+) < 0 atau jika f′(a) = 0 dan f′′(a) < 0.
• (a , f(a)) disebut titik balik minimum jika f′(a-) < 0 , f′(a) = 0 , f′(a+) > 0 atau jika f′(a) = 0 dan f′′(a) > 0.
• (a , f(a)) disebut titik belok jika f′(a-) > 0 , f′(a) = 0 , f′(a+) > 0 atau f′(a-) < 0 , f′(a) = 0 , f′(a+) < 0 atau jika f′(a) = 0 dan f′′(a) = 0.

Thursday, November 27, 2008

Keutamaan Belajar dan Mengajarkan Al Qur’an

Oleh : A Dani Permana
adanipermana@gmail.com



"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri".(Faathir:29-30).
Mempelajari Alquran sangat diperlukan. Disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasul Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Tidaklah suatu kaum berkumpul di sebuah rumah Allah, membaca kitab Allah dan mempelajarinya, melainkan akan diturunkan kepada mereka ketenangan, diliputi oleh rahmat, dan dikelilingi oleh malaikat, dan mereka akan disebut-sebut Allah dihadapan orang-orang yang ada di sisi-Nya (para malaikat), dan barang siapa amalnya kurang, tidak dapat ditambah oleh nasabnya. (Diriwayatkan oleh Muslim No. 2699).
Sabda Rasul dalam hadis ini, "Tidaklah suatu kaum berkumpul di sebuah rumah Allah", "Rumah" di sini bukanlah batas, terbukti dengan sebuah hadis riwayat Muslim yang lain yang mengatakan: "Tidaklah suatu kaum berzikir kepada Allah, melainkan akan diliputi oleh para malaikat...." Jika berkumpul di tempat lain, selain rumah Allah (mesjid) maka bagi mereka keutamaan yang sama dengan mereka yang berkumpul di mesjid. Pembatasan "di rumah Allah" dalam hadis di atas, hanyalah karena seringnya tempat itu dijadikan tempat berkumpul, akan tetapi tidak ada keharusan; Berkumpul untuk membaca dan mempelajari ayat-ayat Alquran dan kandungan hukumnya, di mana pun tempatnya akan mendapatkan keutamaan yang sama. Adapun jika berkumpul untuk belajar di mesjid lebih utama, hal itu dikarenakan mesjid mempunyai keistimewaan dan kekhususan yang tidak dimiliki oleh tempat yang lain.
Diriwayatkan oleh ibnu Masud ra. ia berkata, Rasul Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barang siapa membaca satu huruf dari Alquran, maka ia akan memperoleh kebaikan. Kebaikan itu berlipat sepuluh kali. Aku tidak mengatakan, Alif Laam Miim satu huruf, akan tetapi, Alif adalah huruf, Lam huruf, dan Mim huruf. (At Tirmidzi. Nomor:3075).
Dari Usman bin Affan ra. dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam ia bersabda;
"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain".(Bukhari no : 4739).
Hadis ini menunjukkan akan keutamaan membaca Alquran. Suatu ketika Sufyan Tsauri ditanya, manakah yang engkau cintai orang yang berperang atau yang membaca Alquran? Ia berkata, membaca Alquran, karena Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain". Imam Abu Abdurrahman As-Sulami tetap mengajarkan Alquran selama empat puluh tahun di mesjid agung Kufah disebabkan karena ia telah mendengar hadis ini. Setiap kali ia meriwayatkan hadis ini, selalu berkata: "Inilah yang mendudukkan aku di kursi ini".
Al Hafiz Ibnu Katsir dalam kitabnya Fadhail Quran halaman 126-127 berkata: [Maksud dari sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkan kepada orang lain" adalah, bahwa ini sifat-sifat orang-orang mukmin yang mengikuti dan meneladani para rasul. Mereka telah menyempurnakan diri sendiri dan menyempurnakan orang lain. Hal itu merupakan gabungan antara manfaat yang terbatas untuk diri mereka dan yang menular kepada orang lain.
Dari Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda kepadaku: Bacakan Alquran kepadaku. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, aku harus membacakan Alquran kepada baginda, sedangkan kepada bagidalah Alquran diturunkan? Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya aku senang bila mendengarkan dari orang selainku. Kemudian aku membaca surat An-Nisa'. Ketika sampai pada ayat yang berbunyi: {Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), jika Kami mendatangkan seorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (umatmu).} Aku angkat kepalaku atau secara mendadak ada seseorang berada di sampingku. Dan ketika aku angkat kepalaku, aku melihat beliau mencucurkan air mata. Sahih Muslim No: 1332
Imam Nawawi berkata [Ada beberapa hal yang dapat dipetik dari hadis ini, di antaranya: sunat hukumnya mendengarkan bacaan Alquran, merenungi, dan menangis ketika mendengarnya, dan sunat hukumnya seseorang meminta kepada orang lain untuk membaca Al Quran agar dia mendengarkannya, dan cara ini lebih mantap untuk memahami dan mentadabburi Al Quran, dibandingkan dengan membaca sendiri].
“Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam Syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah Utrujjah yang baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma yang tidak berbau sedang rasanya enak dan manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti raihanah yang baunya harum sedang rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti hanzhalah yang tidak berbau sedang rasanya pahit.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Sesunggunya Allah swt mengangkat derajat beberapa golongan manusia dengan kalam ini dan merendahkan derajat golongan lainnya.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
“Bacalah Al-Qur’an karena dia akan datang pada hari Kiamat sebagai juru syafaat bagi pembacanya.” (Riwayat Muslim)
“Tidak bisa iri hati, kecuali kepada dua seperti orang: yaitu orang lelaki yang diberi Allah swt pengetahuan tentang Al-Qur’an dan diamalkannya sepanjang malam dan siang; dan orang lelaki yang dianugerahi Allah swt harta, kemudian dia menafkahkannya sepanjang malam dan siang.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman: “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-KU, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya adalah seperti, keutamaan Allah atas makhluk-Nya. (Riwayat Tirmidzi)
“Sesungguhnya orang yang tidak terdapat dalam rongga badannya sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.” (Riwayat Tirmidzi)
“Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, bacalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’I)
“Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu mahkota yang sinarnya lebih bagus dari pada sinar matahari di rumah-rumah di dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan ini.” (Riwayat Abu Dawud)
Abdul Humaidi Al-Hamani, berkata: “Aku bertanya kepada Sufyan Ath-Thauri, manakah yang lebih engkau sukai, orang yang berperang atau orang yang membaca Al-Qur’an?” Sufyan menjawab: “Membaca Al-Qur’an. Karena Nabi saw bersabda. ‘Orang yang terbaik di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Sejarah Pertumbuhan Ilmu-ilmu Al Qur'an
adanipermana@gmail.com


Al Qur'anul Karim adalah mu'jizat Islam yang kekal dan mu'jizatnya selalu diperkuat oleh Ilmu pengetahuan. Ia diturunkan Allah kepada Rasulullah Muhammad saw untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju pencerahan, serta membimbing manusia kejalan yang lurus. Rasulullah saw menyampaikan kepada para sahabatnya "orang-orang Arab asli" sehingga mereka dapat memahaminya berdasarkan naluri mereka. Apabila mereka mengalami ketidakjelasan dalam memahami seuatu ayat, mereka menanyakannya kepada Rasulullah saw.
Bukhari dan Muslim serta yang lain meriwayatkan, dari Ibnu Mas'ud, ia berkata "Ketika ayat ini turun "Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukan iman mereka dengan kezhaliman" [Al-An'am : 82] banyak orang yang merasa resah. lalu mereka bertanya kepada Rasulullah saw, Ya Rasululla, siapakah diantara kita yang tidak berbuat keshaliman terhadap dirinya? Nabi menjawab : Kezhaliman disini bukan seperti yang kamu pahami, Tidakkah kamu pernah mendengar apa yang dikatakan seorang hamba Allah yang shalih "Sesungguhnya kemusrikan adalah benar-benar kezhaliman yang besar" [Luqman : 13]. Jadi yang dimaksud dengan kezhaliman di sini adalah kemusyrikan.
Rasulullah menafsirkan kepada mereka beberapa ayat. Seperti dinyatakan oleh Imam Muslim dalam sahihnya yang bersumber dari 'Uqbah bin 'Amir, ia berkata: " Aku pernah mendengar Rasulullah berkata diatas mimbar: Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan yang kamu sanggupi" [Anfal : 60]. Ingatlah bahwa kekuatan disini adalah memanah.
Memanah dalam pengamatan saya berarti senjata, dimana senjata merupakan lambang kekuatan sesorang atau sebuah kelompok. Dilihat dari keadaan sekarang kita dapat melihat bahwa sebuah negara yang memiliki kekuatan senjata mereka sudah dapat dikatakan negara super power.
Para sahabat sangat antusias untuk menerima Al Qur'an dan Rasulullah saw menghafalnya dan memahaminya. hal itu merupakan suatu kehormatan bagi mereka. Dikatakan oleh Anas ra, "Seseorang diantara kami bila telah membaca surah Al Baqarah dan Al Imran, orang itu menjadi besar menurut pandangan kami, Begitu pula mereka selalu berusaha mengamalkan Al Qur'an dan memahami hukum-hukumnya.
Diriwayatkan dari Abu Abdurrahman as sulami, ia berkata " Mereka yang membacakan Al qur'an kepada kami. seperti Utsmat bin 'Affan dan Abdullah bin Mas'ud serta yang lain menceritakan bahwa mereka bila belajar dari Nabi saw sepuluh ayat, mereka tidak melanjutkannya sebelum mengamalkan ilmu dan amal yang ada didalamnya. Mereka berkata: "Kami mempelajari Al Qur'an berikut ilmu dan amalnya sekaligus."
Inilah kondisi yang membedakan antara masa sahabat Nabi Muhammad dengan masa sekarang, dimana masa sekarang sebagian orang hanya membicarakan Al Qur'an namun tidak mengaplikasikannya, karena mereka sibuk dengan wancana-wancana yang hanya pembicaraan sesaat. Terlebih lagi ada sekelompok kaum yang berani mempelintirkan makna ayat yang disesuaikan dengan hawa nafsu.
Rasululah saw tidak menigizinkan para sahabat menulis sesuatu dari dia selain Al Qur'an, karena ia khawatir Al Qur'an akan tercampur dengan yang lain. Muslim meriwayatkan dari Abu Sa'id al Khudri, bahwa Rasulullah saw berkata: Janganlah kamu tulis dari aku, barang siapa menuliskan dari aku selain Al Qur'an hendaklah dihapus. Dan ceritakan apa yang dari aku, dan itu tiada halangan baginya. Dan barang siapa yang sengaja berdusta atas namaku, ia akan menempati tempatnya di api neraka."
Sekalipun sesuadah itu Rasulullah saw mengizinkan kepada sebagian sahabat untuk menulis hadist, tetapi hal yang berhubungan dengan Al Qur'an tetap didasarkan pada riwayat yang melalui petunjuk di zaman Rasulullah saw, dimasa kekhalifahan Abu bakar dan Umar radhiallahu 'anhum.
Kemudian datang masa kekgalifahan ustman bin 'Affan da keadaaan menghendaki untuk menyatukan kaum muslimin pada satu mushaf. Dan hal itupun terlaksana. Mushaf itu disebut mushaf Imam. Salinan-salinan mushaf itu juga dikirimkan kebeberapa propinsi. Penulisan mushaf ini dinamakan Ar Rasmul 'Usmani yaitu dinisbahkan kepada Usman. Dan ini dipandang sebagai permulaan dari 'Ilmu Rasmil Qur'an
Kemudian datang pada masa Ali radhiallahu 'anhu, dan diatas perintahnya Abul aswad ad Du'ali meletakan kaidah-kaidah nahwu cara mengucapan yang tepat dan baku serta memberikan ketentuan harakat pada Al Qur'an. Ini juga dipandang sebagai permulaan 'Ilmu I'rabil Qur'an.
Para sahabatsenantiasa melanjutkan usaha mereka dalam menyampaikan makna-makna Al Qur'an dan penafsiran ayat-ayatnya yang berbeda-beda diantara mereka, sesuai dengan kemampuan para sahabat yang berbeda-beda dalam memahami dan karena adanya perbedaaan lama dan tidaknya mereka hidup bersama Rasulullah saw. Hal yang demikian diteruskan oleh murid-murid mereka, yaitu para tabi'in.
Diantara para mufasir yang termasyhur dikalangan sahabat adalah empat orang khalifah, kemudian Ibnu Mas,ud, Ibnu Abbas, Ubai bin ka'ab, Zaid bin Tsabit, Abu Musa Al Asyari dan abdullah bin Zubair. Banyak riwayat mengenai tafsir yang diambil dari Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Mas'ud dan ubai bin Ka'ab, dan apa yang diriwayatkan dari mereka tidak berarti sudah merupakan tafsir Al Qur'an yang sempurna, tetapi terbatas pada makna beberap ayat dengan penafsiran tentang apa yang masih samar serta pernjelasan yang masih global. Mengenai para tabi'in diantara mereka ada satu kelompok terkenal yang mengambil ilmu ini dari para sahabat disamping mereka sendiri bersungguh-sungguh atau melakukan ijtihad dalam menafsirkan ayat.
Dan yang diriwaytkan dari mereka pada masa sahabat, tabi'in adalah semua itu meliputi Ilmu Tafsir, Ilmu gharibil Qur'an, Ilmu Asbabun Nuzul, Ilmul Makki wal Madani, Ilmu Nasahk dan Mansukh. tetapi semua ini tetap didasarkan pada riwayat dengan cara didiktekan.
Pada abad kedua hijriyyah tiba masa pembukuan yang dimulai dengan dengan pembukuan hadist dengan segala babnya yang bermacam-macam dan itu juga menyangkut hal yang berhubungan tafsir. Maka sebagian ulama membukukan tafsir Al Qur'an yang diriwayatkan dari Rasulullah saw dari para sahabat atau dari tabi'in
Demikianlah tafsir pada mulanya dinukil [dipindahkan] melalui penerimaan [dari mulut ke mulut] dari riwayat, kemudian dibukukan sebagai salah satu bagian dari hadist, selanjutnya ditulis secara bebas dan mandiri. Maka berlangsunglah proses kelahiran tafsir bil matsur, tafsir bil ra'yi.
Demikianlah sedikit uraian tentang sejarah ilmu-ilmu tafsir. Semoga bermanfaat.

Tuesday, November 25, 2008

Ilmuwan Muslim dari Waktu ke Waktu

Ditulis pada September 20, 2008 oleh Ruswandi

Kita kemungkinan sedikit sekali yang tahu bahwa sumbangan modernisasi
dunia dan barat yang berawal pada masa renaisans serta revolusi
industri di Eropa dikarenakan sumbangan peradaban dari kaum muslimin.
Bukan berarti untuk berbangga atau bernostalgia terhadap kejayaan kaum
muslimin pada masa keemasan perkembangan ilmu dan budaya. Hal ini
tidak lepas dari penggalian ilmu yang bersumber dari penjiwaan
terhadap Al Qur'an yang dilakukan oleh para pendahulu umat muslim
ketika itu.
Berbeda dengan sekarang dimana umat Islam dianggap sebagai penyumbang
kemunduran peradaban dunia, identik dengan kebodohan, keterbelakangan
dan kemiskinan sumber daya manusia. Walau demikian ada baiknya sebagai
awal pengenalan tokoh ilmuwan muslim yang memberikan sumbangan
terhadap peradaban dunia seperti dipaparkan berikut di bawah.
Harapannya agar termotivasi untuk merubah diri dan bersegera untuk
bangkit dari tidur dan mimpi serta mengubah kesalah pahaman terhadap
penyumbang peradaban dunia selama ini.

1. Salman Al Farisi; pembuat strategi perang kanal, meriam pelontar/tank.
2. Miqdad bin Amru; pelopor pembuat pasukan kalveleri/berkuda modern
pertama.
3. Al Nadim (wafat thn 990, abad ke 10); pelopor pembuat
katalog/ensiklopedi kebudayaan pertama.
4. Ma'mun Ar Rasyid (thn 815, abad 9); pelopor pendiri perpustakaan
umum pertama di dunia yang dikenal dengan Darul Hikmah di Baghdad.
5. Nizam Al Mulk (thn 1067); pelopor pendiri universitas modern
pertama di dunia yang dikenal dengan Nizamiyyah (ditiru sistemnya oleh
Oxford Univ. Inggris).
6. Al Ghazali (wafat thn 1111); pelopor pembuat klasifikasi fungsi
sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah timbulnya
berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli
tasawuf.
7. Al Khindi (wafat thn 866); ahli/ilmuwan ensiklopedi, pengarang 270
buku, ahli matematika, fisika, musik, kedokteran, farmasi, geografi,
ahli filsafat Arab dan Yunani kuno.
8. Al Farabi (wafat thn 950); ahli musik dan filsafat Yunani, (salah
satu karya besarnya dijiplak bebas oleh Thomas Aquinas).
9. Ibnu Sina (wafat thn 1037) dikenal oleh barat dengan nama Aveciena;
ilmuwan ensiklopedi, dokter, psikolog, penulis kaidah kedokteran
modern (dipakai sebagai referensi ilmu kedokteran barat), menulis buku
tentang fungsi organ tubuh, meneliti penyakit TBC, Diabetes dan
penyakit yang ditimbulkan oleh efek fikiran.
10. Ibnu Rusydi (wafat thn 1198) dikenal oleh barat dengan nama
Averusy; ahli fisika, ahli bahasa, ahli filsafat Yunani kuno.
11. Fakhruddin Razi (wafat thn 1290); ahli matematika, ahli fisika,
tabib/dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.
12. Ibnu Khaldun (wafat thn 1406); sejarahwan, pendidik ulung, pendiri
filsafat sejarah dan sosiologi.
13. Ibnu Thufail (wafat thn 1185); dokter, filosof, penulis novel
filsafat paling awal Risalah Hayy Ibn Yaqzan kemudian dijiplak
habis-habisan oleh Defoe dengan judul barunya Robinson Crusoe
14. Ibnu Al Muqaffa (wafat thn 757); pengarang kitab Al Hayawan atau
kitab tentang Binatang/ Ensiklopedia tentang Hewan.
15. Ikhwan Ash Shafa (983); pembuat serial pertama dan ensiklopedi
pertama (bukanlah Marshall Cavendish seperti yang diakui sekarang).
16. Al Khwarizmi (w.thn 850); menemukan logaritma (berasal dari nama
Al Khwarizmi) dan aljabar (Al Jabr), ilmu bumi dengan menyatakan bumi
itu bulat sebelum Galileo dengan bukunya Kitab Surah al Ardh.
17. Abu Wafa' (w.thn 997); mengembangan ilmu Trigonometri dan Geometri
bola serta penemu table Sinus dan Tangen, juga penemu variasi dalam
gerakan bulan.
18. Umar Khayyam (w.thn 1123); memecahkan persamaan pangkat tiga dan
empat melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi
dalam matematika modern, penyair.
19. Al Battani (w.thn 929); ahli astronom terbesar Islam, mengetahui
jarak bumi â€" matahari, alat ukur gata gravitasi, alat ukur garis
lintang dan busur bumi pada globe dengan ketelitian sampai 3 desimal,
menerangkan bahwa bumi berputar pada porosnya, mengukur keliling bumi.
( jauh sebelum Galileo), table astronomi, orbit planet-planet.
20. Ibnu Al Haytsam (w.thn 1039);Â pelopor di bidang optik dengan
kamus optiknya (Kitab Al Manazhir) jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo
da Vinci, Keppler, dan Newton, penemu hukum pemantulan dan pembiasan
cahaya (jauh sebelum Snellius), penemu alat ukur ketinggian bintang
kutub, menerangkan pertambahan ukuran bintang-bintang dekat zenit.
21. Al Tusi (w.thn 1274); Astronom kawakan dari Damaskus yang
melakukan penelitian tentang gerakan planet-planet, membuat model
planet (planetarium) jauh sebelum Copernicus.
22. Tsabit bin Qurrah (w.thn 901); penemu teori tentang getaran/trepidasi.
23. Jabir Ibnu Hayyan (w.thn 813); ahli kimia dengan berbagai
eksperimennya, penemu sejumlah perlengkapan alat laboraturium modern,
system penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah
asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air
raksa (jauh sebelum Mary Mercurie), pembuat campuran komplek untuk cat.
24. Abu Bakar Ar Razi (w.thn 935); membagi zat kimia ke dalam kategori
mineral, nabati dan hewani (klasifikasi zat kimia) jauh sebelum
Dalton, pembagian fungsi tubuh manusia berdasarkan reaksi kimia komplek.
25. Al Majriti (w.thn 1007); membuktikan hukum ketetapan massa (900
tahun sebelum Lavoisier)
26. Al Jahiz (w.thn 869); menulis penelitian tentang ilmu hewan
(zoology) pertama kali.
27. Kamaluddin Ad Damiri (w.thn1450); mengembangkan system taksonomi/
klasifikasi khusus ilmu hewan dan buku tentang kehidupan hewan.
28. Abu Bakar Al Baytar (w.thn 1340); pengarang buku tentang
kedokteran hewan yang pertama.
29. Al Khazini (1121); ahli kontruksi, pengarang buku tentang teknik
pengukuran (geodesi) dan kontruksi keseimbangan, kaidah mekanis,
hidrostatika, fisika, teori zat padat, sifat-sifat pengungkit/tuas,
teori gaya gravitasi (jauh 900 thn dari Newton)
30. Al Farghani (w.thn 870); pengarang buku tentang pergerakkan
benda-benda langit dan ilmu astronomi dan dipakai oleh Dante jauh
kemudian.
31. Al Razi (abad ke8); pengarang kitab Sirr Al Asrar (rahasianya
rahasia) tentang penyulingan minyak mentah, pembuatan ekstrak
parfum/minyak wangi (sekarang Perancis yang terkenal), ekstrak tanaman
untuk keperluan obat, pembuatan sabun, kaca warna-warni, keramik,
tinta, bahan celup kain, ekstrak minyak dan lemak, zat warna,
bahan-bahan dari kulit, Mengembangkan penelitian tentang penyakit
wanita dan kebidanan, penyakit keturunan, penyakit mata, penyakit
campak dan cacar.
32. Banu Musa bersaudara (abad ke 9); pengarang buku Al Hiyal (buku
alat-alat pintar) yang berisikan 100 macam mesin seperti pengisi
tangki air otomatis, kincir air dan system kanal bawah tanah (sekarang
yang terkenal Belanda), teknik pengolahan logam, tambang, lampu
tambang, teknik survei dan pembuatan tambang bawah tanah.
33. Al Farazi (w. thn 790); perintis alat astrolab planisferis yaitu
mesin hitung analog pertama, sebagai alat Bantu astronomi menghitung
waktu terbit dan tenggelam serta titik kulminasi matahari dan bintang
serta benda langit lainnya pada waktu tertentu.
34. Taqiuddin (1565); merintis jam mekanis pertama dan alarmnya yang
digerakkan dengan pegas.
35. Ibnu Nafis (w.thn 1288); menulis dan menggambarkan tentang
sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia (Harvey 1628 dianggap
pertama yang menemukannya).
36. Az Zahra (w.thn 939); pembuat alat bedah/pembedahan , teknik dan
jenis pengoperasian, pengembangan ilmu kedokteran gigi dan operasi
gigi serta peralatan bedah gigi.
37. Al Ibadi (w. thn 873); pengarang buku tentang anatomi mata, otak
dan syaraf optik, permasalahan pada mata.
38. Ibnu Fadlan (abad 10); membuat daftar koordinat daerah
Volga-Caspian (daerah Rusia) dan sosiologi daerah tersebut.
39. Ibnu Batutah (w. 1369); membuat daftar koordinat dan sosiologi
wilayah China, Srilangka, India, Byzantium, Rusia Selatan.
40. Ibnu Majid (abad 15); pemandu Vasco de Gamma dan menerbitkan buku
panduan navigasi bagi pilot dan pelaut.
41. Ibnu Khuradadhbih (abad 9); karya geografi tentang
kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China,
Korea dan Jepang.
42. Al Mas'udi ( ); menerbitkan ensiklopedi geografi yang membahas
gempa bumi, formasi geologis, sifat dasar laut mati, evolusi geologi
(jauh sebelum Maghelan dan Weber).
43. Al Idris (1154); ahli peta bumi, membuat peta bumi dan globe
dengan dilengkapi penjelasan penggunaan kompas.
44. Yaqut Hawami (w. thn 1229); membuat kamus geografi pertama
berdasarkan abjad berisikan nama kota dan tempat yang dikenal dan
berisi informasi akurat mengenai ukuran bumi, zona iklim dan sifatnya,
geografi matematika dan politik.
45. Ibnu Abdus Salam (abad 13); merumuskan pertama kali tentang
hak-hak perlindungan binatang atau konservasi hewani.
46. Safiuddin (w. thn 1294); memperkenalkan teori musik.
47. Al Mawsili (w.thn 850); ahli musik klasik dan oleh muridnya musisi
ulung Ziryab memperkenalkan ke Spanyol thn 822, pengembangan notasi
mensural, konsep gloss atau hiasan melodi, pengembangan rumpun alat
musik gesek, kecapi, kelompok gitar, busur gesek pada alat musik
gesek, musik keroncong dan morisko.
48. DR.Abdussalam (abad 20); pengembang teori big bang dan big chrung
(teori tentang awal mula dan akhir dari alam semesta).
49. DR. BJ Habiebie (abad 20); perancang bangun gerbong kereta api
super cepat (dipakai di Jerman), penemu teori tentang keretakan logam
pada pesawat terbang.
50. ANDA (abad 21); . . . .

(diramu dari berbagai sumber dengan sumber utama buku Islam For
Beginners, Penerbit Mizan, Bandung, 2001) : Mei 2004
Agus Priyatmono,S.Pd

Link:
http://mentoringku.wordpress.com/2008/09/20/ilmuwan-muslim-dari-waktu-ke-waktu/

Tuesday, November 27, 2007

Riwayat HidupkuSembilan

bulan aku berada dalam rahimnya, sakit dan lelah tak dirasakannya. Hanya kebahagiaan yang memancar dari raut wajahnya hingga lahirlah aku kedunia ini.Saat aku berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanku.Sebagai balasannya, aku menangis sepanjang malam.Saat aku berumur 2 tahun, dia mengajariku bagaimana cara berjalan.Sebagai balasannya, aku kabur saat dia memanggilku.Saat aku berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananku dengan kasih sayang.Sebagai balasannya, aku buang piring berisi makanan ke lantai.Saat aku berumur 4 tahun, dia memberiku pensil berwarna.Sebagai balasannya, aku corat-coret dinding rumah dan meja makan.Saat aku berumur 5 tahun, dia membelikanku pakaian-pakaian yang mahal dan indah.Sebagai balasannya, aku memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah.Saat aku berumur 6 tahun, dia mengantarku pergi sekolah.Sebagai balasannya, aku berteriak "nggak mau!!"Saat aku berumur 7 tahun, dia membelikanku bola.Sebagai balasannya, aku lemparkan bola ke jendela tetangga.Saat aku berumur 8 tahun, dia memberiku es krim.Sebagai balasannya, aku tumpahkan hingga mengotori seluruh bajuku.Saat aku berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianoku.Sebagai balasannya, aku sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.Saat aku berumur 10 tahun, dia mengantarku kemana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun.Sebagai balasannya, aku melompat keluar mobil tanpa memberi salam.Saat aku berumur 11 tahun, dia mengantar aku dan teman-temanku ke bioskop.Sebagai balasannya, aku minta dia duduk di baris lain.Saat aku berumur 12 tahun, dia melarangku untuk melihat acara TV & Video khusus orang dewasa.Sebagai balasannya, aku tunggu sampai dia pergi keluar rumah.Saat aku berumur 13 tahun,dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya.Sebagai balasannya, aku katakan dia tidak tahu mode.Saat aku berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingku selama sebulan liburan.Sebagai balasannya, aku tak pernah meneleponnya,mengabarkan keberadaanku.Saat aku berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukku.Sebagai balasannya, aku kunci pintu kamarku.Saat aku berumur 16 tahun, dia ajari aku mengemudi mobilnya.Sebagai balasannya, aku pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.Saat aku berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.Sebagai balasannya, aku pakai telepon nonstop semalaman.Saat aku berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika aku lulus SMA.Sebagai balasannya, aku berpesta dengan teman-temanku hingga pagi.Saat aku berumur 19 tahun, dia membayar kuliahku dan mengantarku ke kampus pada hari pertama.Sebagai balasannya, aku minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar aku tidak malu di depan teman-temanku, ditertawakan sebagai "anak mami".Saat aku berumur 20 tahun, dia memberiku sebuah mobil guna aktivitasku, dan suatu hari bertanya "Dari mana saja seharian ini?"Sebagai balasannya, aku jawab, "Ah, Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!"Saat aku berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirku di masa depan.Sebagai balasannya, aku membentak "Aku tidak ingin seperti Ibu"Saat aku berumur 22 tahun, dia memelukku dengan haru saat aku lulus perguruan tinggi.Sebagai balasannya, aku tagih janjinya untuk kapan bisa ke Luar Negeri.Saat aku berumur 23 tahun, dia membelikanku 1 set furniture lengkap untuk rumah baruku.Sebagai balasannya, aku ceritakan pada temanku betapa kunonya furniture itu.Saat aku berumur 24 tahun, dia bertemu dengan kekasihku dan bertanya tentang keluarga dan rencananya di masa depan.Sebagai balasannya, aku mengeluh, "Aduuh, bagaimana ibu ini, kok bertanya seperti itu?." Saat aku berumur 25 tahun, dia membiayai pernikahanku.Sebagai balasannya, aku pindah ke kota lain menjauh darinya bertahun-tahun.Saat aku berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasihat bagaimana merawat bayiku kepada aku dan istriku.Sebagai balasannya, aku katakan padanya, "Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!"Saat aku berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat.Sebagai balasannya, "Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu."Beberapa bulan ini, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanku.Sebagai balasannya, aku baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya, dan kucari pula informasi tentang rumah jompo. Dan hingga larut malam aku tertidur dengan menggenggam buku dan brosur rumah jompo, tiba-tiba kudapati dia meninggal dengan tenang. Dan aku menjadi teringat semua yang belum pernah aku lakukan untuknya, mereka datang menghantam hatiku bagaikan palu godam, kemudian aku berteriak lantang, "tidaaak..." dan terdengar istriku bertanya "Ayah mimpi apa???".Aku hanya menjawab "Tidak ada apa-apa, besok pulang kantor, Ayah akan mengunjungi Ibu..."UNTUK SAHABAT SEMUA, JIKA IBUMU MASIH ADA, JANGAN LUPAMEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAUBERIKAN SELAMA INI.. SEBELUM PENYESALAN ITU DATANG...

Wednesday, September 12, 2007

TIBA TIBA TAAT

Tiba-tiba Ramadhan telah tiba kembaliTiba-tiba banyak hati yang terbukaTiba-tiba banyak orang yang sadar....Kalau dirinya seorang Muslim ..........Kalau dirinya banyak dosa ...............Kalau dirinya tanpa pegangan ............Tiba-tiba masjid jadi lautan manusiaTiba-tiba orang-orang banyak berdoaTiba-tiba yang datang ke masjid adalah orang asingTiba-tiba mereka menjelma menjadi sosok yang lain dari hari-hari biasaTiba-tiba banyak orang berjilbabTiba-tiba banyak orang mengajiTiba-tiba banyak orang bermurah hatiTapi, tiba-tiba.............................Tiba saat akhir Ramadhan .............Tiba usai akhir Ramadhan yang penuh berkahTiba-tiba banyak orang jadi bunglon, kulit berubah warnaJamannya adalah sumbunya ............Ia rela diperbudak dunia ..................Masya Allah ..............................Jilbab hanya topeng belakaMengaji hanya trend katanyaBermurah hati hanya ria motifnyaApalagi ke masjid .................Mumpung musim katanya ....................Masya Allah ...........................Ya, Allah....... Aku berlindung kepada MuJangan aku termasuk orang yang tiba-tiba taat .........Jadikanlah amal ibadahku di bulan Ramadhan ..........Membuat hidupku lebih baik dari tahun yang laluDan jangan jadikan puasaku hanya sekedar menahan lapar dahagaSementara maknanya tidak kudapati .......................Ya, Allah ....... Semoga aku mampu menjalani training Akbar MuYa, Allah........ Semoga aku dapat naik tingkat pada training berikutnyaSehingga dari waktu ke waktu hidupku tambah berarti ....................Dan aku pun siap,jika tiba-tiba kau menjemputku ...........................

Tuesday, May 29, 2007

Cukuplah Hanya Allah

Sesuatu yang menurut kita baik untuk diri kita, kadang tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Karena belum tentu menurut pandangan ALLAH sesuatu yang disukai itu membawa kita pada kebaikan untuk diri kita atau pun lingkungan sekitar kita, dan belum tentu pula bisa menghantarkan kedekatan dengan ALLAH Ta'ala.Sesuatu yang kita hindari atau yang tidak kita harapkan terjadi dalam kehidupan kita, belum tentu tidak baik untuk masa depan kita menurut kacamata ALLAH. Mungkin saja di balik ketidaksukaan atau ketidaknyamanan yang kita rasakan itu, ALLAH memberikan petunjuk kepada kita untuk melangkahkan kaki menuju fase hidup selanjutnya. Di balik kejadian yang tidak sesuai dengan harapan, ALLAH menuntun kita agar kita tak bingung dalam menentukan arah. Agar kita terselamatkan dari segala macam keburukan atau malapetaka.Sepertinya tidak terima. Sepertinya sulit untuk bisa mengikhlaskan hati. Sepertinya berat untuk menjalaninya. Seperti hampir tak menemukan pintu tanpa kunci. Tapi, semua kepahitan, kegetiran, dan keberatan itu hanya untuk sementara. Sampai kapan? Tak kan bisa terjawab, karena hanya Dia yang berhak mengatur diri kita. Hanya Dia yang berhak menentukan apa yang terbaik buat diri kita.Hari esok tak kan pernah ada yang tahu. Esok hanyalah milikNya. Jangan ciptakan harapan muluk-muluk, sebab biasanya tak kan terjadi, atau mungkin tidak terjadi. Tak usah pikirkan kebahagiaan diri, karena kebahagiaan tidak pernah berlabuh pada suatu titik, malah akan terus berlanjut seiring dengan kepahitan hidup yang harus kita lalui. Jalan tak bisa selamanya lurus. Kadang ada tikungan tajam yang harus kita lewati dengan penuh kehati-hatian, kadang jalan itu riskan penuh dengan bebatuan yang terjal, kadang banyak sekali belokan yang membuat diri bisa tersesat kehilangan arah.Sekarang mungkin kita sedang berada di jalan yang penuh dengan belokan yang membingungkan. Menuntut diri untuk membuat suatu keputusan dalam memilih belokan yang tepat. Harus ke mana melangkah? Belokan manakah yang akan menyelamatkan diri kita? Apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Akankah Tuhan terangi sinarNya? "... Dan hati kan menjadi tentram manakala kau pasrahkan semua hanya kepadaNya..." Ketika kebimbangan itu menyentuh nurani, ingatlah padaNya. Ketika merasa seperti tak ada pilihan arah tuk berjalan, tetapkan hati hanya kepadaNya. Ketika kebahagiaan sepertinya sangat jauh terjangkau, syukuri banyak nikmatNya. Ketika harapan seakan memudar, jangan pernah putus asa dari rahmatNya.

Thursday, December 14, 2006

Api Lapindo


Surabaya - Allah Maha Besar! Ledakan pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 22 November 2006 lalu yang menewaskan 13 orang masih menyimpan misteri. Ada yang mengejutkan sesaat api melumat tanggul di sekitar pusat semburan lumpur tersebut. Seorang pekerja PU yang tergabung dalam Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo diam-diam berhasil mengabadikan jilatan api yang cukup mecengengangkan. Bagaimana tidak! Tanpa disadarinya, hasil bidikan fotografer amatir yang namanya dirahasiakan itu menunjukkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Kok bisa? Api yang membubung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Allah dalam tulisan Arab beberapa saat. Selain itu, api itu juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda laut.Boleh percaya, boleh juga tidak. Yang jelas, wartawan detikcom yang menerima softcopy foto ini sempat terkejut menyaksikan foto yang selama ini dianggap biasa oleh Timnas itu.Pengamatan detikcom, foto tersebut kemungkinan dibidik dari tanggul Desa Renokenongo yang berada di bagian utara pusat ledakan. Memang jika dilihat sekilas, foto itu terkesan biasa. Namun jika foto itu dicermati dan diteliti lebih lama, terlihat jelas apinya membentuk lafal Allah dan kuda laut. Pertanyaan yang muncul apakah itu jilatan api yang membentuk lafal Allah ini kebetulan saja atau memang memuat pesan-pesan dari Allah? Wallau a'lam. (gik/asy)

Monday, December 4, 2006

MENCARI HAJI MABRUR YANG TRANSFORMATIF

Dr.-Ing. H. Fahmi Amhar
Penulis “Buku Pintar Calon Haji
Alumni ESQ Ekesekutif Nasional angk. 37.

Setiap tahun minimal dua ratus ribu manusia Indonesia
berada di antara hampir tiga juta lebih muslim yang
berhaji di tanah suci. Demikianlah sudah berjalan
berpuluh tahun. Maka kita pantas bertanya, sejauh mana
para haji ini bisa memberi manfaat bagi sekitarnya.
Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang
memberi manfaat bagi sekitarnya

Sekiranya haji hanya dipandang sekedar rutinitas ritual -
apalagi bagi sebagian orang: rutinitas bisnis Eniscaya
jutaan alumni tanah suci ini hanya menghambur-hamburkan
devisa negara. Sama seperti orang yang sholat lima waktu,
namun terus saja korupsi (sholatnya tidak mencegahnya dari
perbuatan keji dan munkar). Atau orang yang puasa namun
yang didapat cuma lapar dan hausnya saja.

Ini artinya, para haji harus mampu menghayati inti ajaran
haji. Dan tulisan ini mencoba menguraikan secara singkat,
bagaimana mendapatkan haji yang transformatif, haji yang
mengubah masyarakat, dari masyarakat yang bodoh ke
masyarakat yang cerdas, dari masyarakat tertindas ke
masyarakat merdeka, dari masyarakat jahiliyah ke
masyarakat Islami, tanpa menafikan pluralitas di dalamnya.

Pelajaran Lima Inti Ritual Haji

Haji memiliki lima ritual inti, yakni ihram, thawaf, sa’i,
wukuf dan melempar jumrah. Apa pelajaran yang harus
dihayati oleh lima inti ritual ini?

Ihram adalah simbol penyucian diri. Sungguh manusia
diciptakan dalam keadaan sama, tidak punya apa-apa kecuali
ruh sifat-sifat mulia Allah yang ditiupkan dalam dirinya.
Karena Allah al-’Adl (yang Maha Adil), maka manusia
cenderung suka diperlakukan adil. Karena Allah al-’Alim
(Yang Maha Berilmu) maka manusia cenderung suka pada ilmu
baru. Dan karena Allah Ar Rahman (Yang Maha Penyayang)
maka manusia suka disayang oleh siapapun. Hanya saja, di
dunia nyata dijumpai manusia yang berperilaku curang,
tidak mau belajar dan kejam pada sesama. Ini terjadi
karena fitrah diri mereka tertutup oleh noda-noda
kesombongan, kerakusan, kedengkian atau kemalasan. Dari
noda-noda inilah hati harus “diihramkanE Hati yang telah
“ihramEakan lebih mudah menerima hidayah, menerima ilmu,
sehingga potensi diri yang luar biasa dalam diri manusia
bisa dibangkitkan.

Agar bangkit selain dibutuhkan hati yang bersih, juga
dibutuhkan pedoman atau SOP, yaitu syari’at-Nya. Pada
syari’at ini setiap pribadi yang beriman wajib mengacu
atau “berthawafE Bulan dan satelit berthawaf
mengelilingi bumi. Bumi berthawaf mengelilingi matahari.
Bila satelit berhenti berthawaf, maka dia akan hilang
atau jatuh. Demikianlah, bila pikiran tidak berthawaf
pada syari’at, maka dia akan liar atau beku. Pikiran yang
menolak syari'at akan liar mengikuti hawa nafsu, atau
bertahan dalam tradisi yang anti modernitas.

Namun tak cukup membuka hati dan mengarahkan pikiran.
Aktivitas sehari-hari kita harus dipenuhi dengan kerja
nyata, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ihlas.
Contohlah ibunda Ismail, Siti Hajar, yang tak pernah
berputus asa dalam menjemput rizki yang telah disediakan
Allah. Pikirannya tak pernah ragu bahwa Allah telah
menyediakan rizki bagi setiap mahluknya. Namun dia telah
membuktikan langkah menjemput rizki ini dengan sa’i. Maka
mari kita “men-sa’i-kanEaktivitas kita selama ini.
Aktivitas yang dilandasi keyakinan bahwa Allah pasti
memberi peluang sukses, hanya harus kita cari di jalan
yang halal secara cerdas.

Setelah rizki didapat, baik itu berupa materi, fisik yang
sehat, ilmu yang tinggi, posisi yang dihormati, dan teman
yang menyenangkan, maka semua ini perlu dihadirkan di
tengah manusia. Inilah falsafah wukuf, hadir di Arafah
bersama tiga juta manusia yang didepan Allah hanya dinilai
taqwanya. Kita harus mampu “me-wukuf-kanEsemua rizki
yang kita dapat, karena di depan Allah bukan itu yang
dinilai, namun manfaatnya di tengah masyarakat. Apa
artinya kekayaan kalau tidak dibagi kepada dhuafa, apa
artinya tubuh yang sehat kalau tidak digunakan untuk amar
ma’ruf nahi munkar, apa artinya ilmu yang tinggi kalau
tidak dipakai mencerdaskan umat, apa artinya posisi yang
dihormati bila tidak mampu mengayomi rakyat, dan apa
artinya teman yang banyak bila tidak mampu saling
mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.

Semua jalan di atas pasti akan diganggu oleh orang-orang
yang tidak suka, sebagaimana Sunnatullah iblis yang tidak
suka Allah mencipta manusia sebagai wakilnya di muka bumi
(Khalifatul fil Ardh) untuk menebar rahmat ke seluruh
alam. Karena itu, setan-setan kesombongan, kerakusan,
kedengkian dan kemalasan akan terus bergentayangan
menghalangi kita. Untuk itu, setan-setan ini harus
“dilempariEsebagaimana para hujaj melempar jumrah. Dan
setelah dilempar tentu saja mereka tidak boleh “dibawa
pulangEalias “direhabilitasiE

Meng-“ihramkan hati, men-“thawafkan pikiran,
men-“saikan aktivitas, me-“wukufkan rizki yang
diterima dan me-“lempar jumrah pada penghalang amal kita
ini selayaknya mampu dihadirkan oleh siapapun, termasuk
oleh mereka yang karena faktor finansial, kesehatan atau
quota belum mampu memenuhi panggilan Allah ini. Meski
demikian, penghayatan nilai-nilai haji ini tentu saja
bukan substitusi dari ibadah haji ke tanah suci. Tentu
saja, para haji sepulang dari Mekkah, ditunggu perannya
menjadi teladan dan agen dalam transformasi bangsa ini, ke
arah yang lebih mulia.

Friday, December 1, 2006

Ketika Daging Qurban Dikornetkan

Sebagian masyarakat kita lebih cenderung menjadikan ritual qurbansebagai ajang untuk berpesta pora dengan menghabiskannya dalam waktusingkat. Bahkan tidak sedikit dari mereka makan secara isrof atauberlebihan karena berlimpahnya daging qurban. sebagian masyarakatlainnya masih menganggap bahwa daging qurban harus dihabiskan dalammasa-masa hari raya, sehingga ketika selesai masa-masa hari raya, tidakada lagi daging qurban yang tersisa, dan bagi orang-orang miskin, iniberarti tidak ada lagi keceriaan, tidak ada lagi manfaat yang bisamereka dapatkan, mereka kembali kepada kehidupan semula yang serbakekurangan dan rawan dengan pemurtadan, yang salah satu celah pemurtadanini adalah faktor ekonomi.Pada saat ini, Negara kita adalah salah satu Negara miskin didunia yangdidalamnya banyak terdapat masyarakat miskin, bahkan banyak dari merekayang hidup dibawah garis kemiskinan yang kehidupannya lebih buruk dariorang-orang miskin. Apalagi dibeberapa daerah, kemiskinan mereka diperparah dengan terjadinya bencana musibah seperti yang terjadi didaerah Nangro Aceh, mereka kehilangan rumah, harta, bahkan keluarga.Ada satu hal yang menarik ketika bencana tsunami terjadi di Aceh. Halyang menarik ini adalah banyaknya lembaga-lembaga kemasyarakatan yangmengelola hewan qurban untuk disalurkan ke Aceh yang didistribusikandalam bentuk kornet. Memang untuk kondisi masyarakat Indonesia, hal inimasih belum biasa dilakukan. Berbeda dengan Negara-negara islam lainnya,hal ini sudah biasa dilakukan, seperti Malaysia, Saudi Arabia, Kuwait,dan lainnya. Ada beberapa alasan yang menjadikan Negara-negara tersebut,juga lembaga-lembaga yang mengelola qurban di Indonesia, mengolah hewanqurban dalam bentuk kornet :
1. Adanya dalil yang mendukung
Daging qurban yang dikornetkan mempunyai landasan hukum yang jelas dandidukung oleh banyak ulama. Adapun dalil yang memperbolehkan dagingqurban dikornetkan adalah hadits dari Aisyah r.a ia berkata " Dahulukami biasa mengasinkan daging udhhiyah (qurban) sehingga kami bawa keMadinah, tiba-tiba Nabi saw bersabda;"Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyah (qurban) hanya dalam waktutiga hari". (HR. Bukhari, Muslim) - (Muhammad Fuad 'Abdul Baqi Al-Lu'lu'Wal Marjan 2).Hadits ini menjelaskan tentang kebiasaan para sahabat dizaman rosulullahdahulu yang biasa mengasinkan daging qurban yang dapat mereka jadikanbekal perjalanan. Dan daging qurban yang diasinkan ini dapat bertahandalam jangka waktu yang lama. Dalam hadits tersebut, ada kata"mengasinkan". pengasinan bertujuan agar daging qurban dapattahan lama, atau istilah lainnya adalah diawetkan. Pengasinan dagingsampai sekarang masih biasa dilakukan oleh masyarakat khususnyamasyarakat Indonesia. Tapi setelah adanya kemajuan-kemajuan dalam bidangteknologi, proses pengawetan daging bukan hanya dilakukan denganpengasinan, tapi juga dengan pengkornetan.Inti dari pengasinan dan pengkornetan adalah sama, yaitu agar dagingdapat tahan lama. Adapun sabda rosulullah yang melarang daging qurbandihabiskan hanya dalam waktu tiga hari, bukanlah bentuk larangan, tetapianjuran, yaitu agar daging qurban ini dapat bermanfaat lebih banyaklagi, salah satunya sebagai bekal perjalanan yang biasa dilakukanmasyarakat pada waktu itu yang memakan waktu sampai berbulan-bulanlamanya.
2. Tahan lama
Kelebihan dari qurban yang dikornetkan adalah tahan lama. Qurban yangtahan lama mempunyai manfaat yang lebih besar, yang pendistribusiannyadapat menjangkau tempat yang lebih luas dan mempunyai waktu yang lama,sehingga apabila terjadi bencana atau musibah, baik bencana lokal maupunbencana yang terjadi diwilayah lainnya, juga bencana yang terjadi disetiap waktu dan di bulan apapun (bukan hanya dibulan dzulhijjah saja),kita dapat membantu mereka dengan kornet qurban ini.
3. Pantang mubadzir
Daging qurban yang tidak diawetkan hanya mampu bertahan hanya dalambeberapa hari saja,sedangkan jumlah daging qurban biasanya padahari-hari raya begitu berlimpah,sehingga masyarakat berusaha untukmenghabiskan daging qurban dalam waktu-waktu tersebut karenadikhawatirkan daging tersebut menjadi busuk dan menyebarkan aroma yangtidak sedap. Sehingga masyarakat berpesta pora dengan daging qurbantersebut sampai pada tingkat isrof dan berlebih-lebihan, karena merekakhawatir daging qurban akan membusuk.Adapun dengan daging yang dikornetkan, pemubadziran seperti diatas dapatdihindari karena masyarakat tidak lagi khawatir daging yang dimilikinyamembusuk, sebab memiliki ketahanan yang lama.
4. Menjangkau masyarakat luas
Keuntungan dari daging qurban dikornetkan adalah daging tersebut dapatmencapai masyarakat dan tempat yang lebih luas lagi. Contoh tentang halini sebagaimana yang telah dilakukan dibeberapa Negara islam, misalnyaSaudi Arabia, yang telah mengirim daging qurban dikornetkan keberbagaiNegara muslim yang miskin diseluruh dunia. Hal ini tidak akan dapatdilakukan apabila daging tersebut tidak dikornetkan.
5. Siap saji
Kornet qurban juga memberikan kemudahan, yaitu daging yang siap saji,sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam mengolahnya.Dalam hal manfaat kornet qurban, ada contoh menarik dari apa yang telahdilakukan oleh sebuah lembaga pengelola zakat yaitu Rumah ZakatIndonesia ketika terjadinya bencana tsunami di Aceh. Lembaga yang dahulumempunyai nama DSUQ ini telah memiliki program kornet qurban dari tahun1999. pada hari-hari pertama paska bencana tsunami diAceh, Rumah ZakatIndonesia telah mengirim ribuan kaleng kornet qurban kedaerah bencanatersebut. Pengiriman kornet qurban ini dilakukan karena kebutuhan utamamasyarakat Aceh paska bencana adalah makanan, yang dengan makanan inimereka dapat mempertahankan hidup mereka.Kalau kita perhatikan, terjadinya musibah tsunami di Aceh adalah tanggal26 Desember dan sesaat sebelum diadakannya ibadah qurban yang jatuh padabulan Pebruari. Namun pada hari-hari pertama paska bencana tsunami,Rumah Zakat Indonesia telah dapat mengirimkan kornet qurban kedaerahbencana tersebut, padahal ibadah qurban belum dilaksanakan karenawaktunya yang belum tiba. Hal ini dapat dilakukan oleh Rumah Zakatkarena lembaga tersebut masih memiliki stok kornet qurban tahun lalu danstok kornet qurban tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakatAceh meskipun pelaksanaan ibadah qurban belum tiba, dan yang penulisketahui, Rumah Zakat adalah lembaga pertama yang mengirimkan kornetqurban ke Aceh. Tidak hanya Aceh, Garut, Jember, Trenggalek, Padang,Banten, Ampenan, NTB, Nabire, Papua. Desa binaan (desa-desa minus disetiap cabang ) sampai daerah konflik (pengungsi Ambon, Sampit). Bahkanmenjangkau ke luar negeri saat bencana gempa bumi di Kashmir , Pakistan.Wassalam
Mariana Silvania (0815 62 62 206 )
ZIS CONSULTANT Rumah Zakat Indonesia

Thursday, November 30, 2006

Istri Yang Penurut



Ada seorang suami yang jarang pulang, sang istri selalu mengingatkanbahwa dirinya sebagai suami memiliki tanggungjawab. Oleh sebab ituistrinya meminta untuk selalu pulang ke rumah setiap pulang kerja.Karena tak digubrisnya istri membiarkan suami jarang pulang kerumah. Lama kelamaan istrinya-pun jarang pulang juga.Pada suatu hari suaminya pulang tak dijumpai sang istri di rumah.Di saat istrinya pulang, suaminya marah-marah. "Kamu ini bagaimanasuami pergi, kamu malah juga ikut pergi."kata sang suami."Dulu sewaktu kamu jarang pulang, saya selalu mengingatkan dan takpernah digubris. Ketika aku mengikuti apa yang kamu lakukan, dirimumalah marah-marah. Kalo gitu mana yang harus aku ikuti." Kata istriyang penurut.Sekedar catatan bagi para suami bahwa perbuatan kita lebih bermaknadaripada seribu kata-kata. Jika perbuatan itu adalah perbuatan baikatau perbuatan buruk semuanya akan menjadi teladan bagi istri dananak-anak kita.Bagaimana menurut anda?